Torey Hayden
Posted by linda at 12:42 PM on September 10, 2004 in .
Assalamu'alaikum wr.wb
Kemarin (9 Sept) Linda ikut ceramah umum yang diselenggarakan oleh penerbit Qanita (Mizan). Kebetulan dikirimin undangannya, yah.... karena belum banyak kerjaan jadinya menyempatkan diri untuk datang
Lagipula ceramah umumnya menarik.... mengenai kisah seorang guru untuk anak-anak berkebutuhan khusus and guess what? pembicaranya Torey Hayden *ini sih faktor yg paling kuat yg membuat linda mau dateng
* Torey Hayden itu adalah seorang guru untuk anak-anak yang berkebutuhan khusus. Oh ya anak-anak berkebutuhan khusus kalau di Indonesia biasa disebut dengan anak-anak luar biasa *maksudnya yang bersekolah di sekolah luar biasa*. Nah.... pengalamannya menjadi guru itu dituangkannya dalam buku. Salah satu bukunya yang terkenal yaitu Sheila, Luka Hati seorang Gadis Kecil.
Ceramahnya sendiri sebagian besar diisi oleh cerita mengenai pengalamannya selama menjadi guru. Bagaimana dia menghadapi muridnya bernama Marrie, yang tidak mau berbicara *karena faktor emosional*. Dibutuhkan 9 bulan bagi Torey untuk membuat Marrie mau berbicara dan itupun untuk satu buah kalimat. Selain itu juga Torey bercerita mengenai kerusuhan yang dibuat oleh murid-muridnya ketika mereka berada di perpustakaan umum *public library*. Susahnya dia menenangkan murid2xnya waktu itu, ditambah harus menghadapi penjaga perpustakaan yang sikapnya bagaikan polisi
Yang menarik adalah.... ketika Torey mengingat semua kejadian2x yang telah ia lalui, yang ada hanyalah rasa bahagia....Tidak ada rasa penyesalan dalam dirinya menjadi seorang guru bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Menurut Torey ini adalah pilihan hidupnya, dan ia tidak pernah menyesalinya. Yang linda suka dari Torey yaitu kecintaannya dan kesabarannya dalam pekerjaan yang ia pilih. Menjadi guru bagi anak-anak berkebutuhan khusus tidaklah mudah.... karena setiap murid membutuhkan perhatian yang ekstra. Terkadang murid-murid itu tidak dapat mengontrol diri mereka sendiri, jadi kita harus memberikan perhatian ekstra kepada mereka.
Dalam bagian tanya jawab, ada seorang ibu yang membuat linda terharu *hampir nangis*. Dia bercerita kalau dia mempunyai seorang anak yang autis. Nah... perjuangannya dalam membesarkan anaknya tidaklah mudah... terutama perjuangannya dalam menghadapi lingkungan sekitar yang tidak menerima keberadaan anaknya. Bahkan ia sempat kesusahan dalam mencarikan sekolah bagi anaknya, karna banyak sekolah yang menolak anaknya tersebut. Dia bercerita sambil menangis..... dan dia juga mengatakan.... kebanyakan orang tua sekarang ingin yang serba instan... ingin anak-anaknya cepat dalam menguasai sesuatu. Padahal yang penting adalah prosesnya.... contohnya seperti yang sudah dilakukan Torey.... butuh 9 bulan untuk membuat Marrie mau berbicara.
Hal yang menarik yang disampaikan oleh Torey yaitu.... proses lebih penting daripada hasil. Yang kita punya adalah saat ini *present* bukan masa depan *future*. Jadi... yang lebih penting yang harusnya kita pikirkan yaitu apa yang dapat kita perbuat saat ini.... bukan memikirkan bagaimana masa depan nanti. Kita tidak dapat mengontrol masa depan... yang kita miliki adalah saat ini, jadi do the best that we can do.
Setelah berjalan 2 jam lebih, ceramahnya selesai juga. Dan acara terakhir yaitu....penandatanganan buku *ini yg ditunggu2x :D* Ngantrinya panjang banget.... Linda mikir kaya'nya sebagian besar diruangan itu cuma pengen minta tandatangan Torey Hayden deh. Rata-rata mereka bawa buku lebih dari satu... seabrek-abrek gitu.... Cuma linda kali yang bawa satu buku
Setelah setengah jam lebih menunggu akhirnya kebagian tandatangan dan bisa salaman sama Torey nya
btw ini buku pertama linda yang ditandatangani sama pengarangnya
Sayangnya linda gak punya kamera
kalo ada udah linda photo deh dia.
Akhirnya selesai.... trus pulang.... maceet banget.... karna ada bom di kuningan.... *turut berduka cita...mungkin ini peringatan atau ujian bagi kita semua*
Intermezo...sebelum ikut ceramahnya linda sempet liat stand2x buah karya SLB yang ada di seluruh Indonesia. Mengagumkan melihat karya2x yang mereka buat....sebagian besar berupa barang2x kerajinan yang siap dijual. Semoga kita juga dapat menghasilkan karya2x yang bagus... bermanfaat untuk semua, seperti mereka.
Intermezo lagi....bagi para calon orangtua *jiyee* pernah kebayang gak kalo misalnya kita dititipi anak yang berkebutuhan khusus? pastinya.... kita menginginkan anak yang sempurna bukan? Hmmm mungkin jika nanti kita dititipi anak berkebutuhan khusus, inget2x pesan ini: Kita dititipi anak seperti itu berarti kita orang2x terpilih yang dapat merawatnya
jadi jangan bersedih.... tetaplah berprasangka baik.... *mengutip dari majalah*
Wassalam
Kemarin (9 Sept) Linda ikut ceramah umum yang diselenggarakan oleh penerbit Qanita (Mizan). Kebetulan dikirimin undangannya, yah.... karena belum banyak kerjaan jadinya menyempatkan diri untuk datang
Lagipula ceramah umumnya menarik.... mengenai kisah seorang guru untuk anak-anak berkebutuhan khusus and guess what? pembicaranya Torey Hayden *ini sih faktor yg paling kuat yg membuat linda mau dateng
* Torey Hayden itu adalah seorang guru untuk anak-anak yang berkebutuhan khusus. Oh ya anak-anak berkebutuhan khusus kalau di Indonesia biasa disebut dengan anak-anak luar biasa *maksudnya yang bersekolah di sekolah luar biasa*. Nah.... pengalamannya menjadi guru itu dituangkannya dalam buku. Salah satu bukunya yang terkenal yaitu Sheila, Luka Hati seorang Gadis Kecil.Ceramahnya sendiri sebagian besar diisi oleh cerita mengenai pengalamannya selama menjadi guru. Bagaimana dia menghadapi muridnya bernama Marrie, yang tidak mau berbicara *karena faktor emosional*. Dibutuhkan 9 bulan bagi Torey untuk membuat Marrie mau berbicara dan itupun untuk satu buah kalimat. Selain itu juga Torey bercerita mengenai kerusuhan yang dibuat oleh murid-muridnya ketika mereka berada di perpustakaan umum *public library*. Susahnya dia menenangkan murid2xnya waktu itu, ditambah harus menghadapi penjaga perpustakaan yang sikapnya bagaikan polisi
Yang menarik adalah.... ketika Torey mengingat semua kejadian2x yang telah ia lalui, yang ada hanyalah rasa bahagia....Tidak ada rasa penyesalan dalam dirinya menjadi seorang guru bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Menurut Torey ini adalah pilihan hidupnya, dan ia tidak pernah menyesalinya. Yang linda suka dari Torey yaitu kecintaannya dan kesabarannya dalam pekerjaan yang ia pilih. Menjadi guru bagi anak-anak berkebutuhan khusus tidaklah mudah.... karena setiap murid membutuhkan perhatian yang ekstra. Terkadang murid-murid itu tidak dapat mengontrol diri mereka sendiri, jadi kita harus memberikan perhatian ekstra kepada mereka.
Dalam bagian tanya jawab, ada seorang ibu yang membuat linda terharu *hampir nangis*. Dia bercerita kalau dia mempunyai seorang anak yang autis. Nah... perjuangannya dalam membesarkan anaknya tidaklah mudah... terutama perjuangannya dalam menghadapi lingkungan sekitar yang tidak menerima keberadaan anaknya. Bahkan ia sempat kesusahan dalam mencarikan sekolah bagi anaknya, karna banyak sekolah yang menolak anaknya tersebut. Dia bercerita sambil menangis..... dan dia juga mengatakan.... kebanyakan orang tua sekarang ingin yang serba instan... ingin anak-anaknya cepat dalam menguasai sesuatu. Padahal yang penting adalah prosesnya.... contohnya seperti yang sudah dilakukan Torey.... butuh 9 bulan untuk membuat Marrie mau berbicara.
Hal yang menarik yang disampaikan oleh Torey yaitu.... proses lebih penting daripada hasil. Yang kita punya adalah saat ini *present* bukan masa depan *future*. Jadi... yang lebih penting yang harusnya kita pikirkan yaitu apa yang dapat kita perbuat saat ini.... bukan memikirkan bagaimana masa depan nanti. Kita tidak dapat mengontrol masa depan... yang kita miliki adalah saat ini, jadi do the best that we can do.
Setelah berjalan 2 jam lebih, ceramahnya selesai juga. Dan acara terakhir yaitu....penandatanganan buku *ini yg ditunggu2x :D* Ngantrinya panjang banget.... Linda mikir kaya'nya sebagian besar diruangan itu cuma pengen minta tandatangan Torey Hayden deh. Rata-rata mereka bawa buku lebih dari satu... seabrek-abrek gitu.... Cuma linda kali yang bawa satu buku
Setelah setengah jam lebih menunggu akhirnya kebagian tandatangan dan bisa salaman sama Torey nya
btw ini buku pertama linda yang ditandatangani sama pengarangnya
Sayangnya linda gak punya kamera
kalo ada udah linda photo deh dia.Akhirnya selesai.... trus pulang.... maceet banget.... karna ada bom di kuningan.... *turut berduka cita...mungkin ini peringatan atau ujian bagi kita semua*
Intermezo...sebelum ikut ceramahnya linda sempet liat stand2x buah karya SLB yang ada di seluruh Indonesia. Mengagumkan melihat karya2x yang mereka buat....sebagian besar berupa barang2x kerajinan yang siap dijual. Semoga kita juga dapat menghasilkan karya2x yang bagus... bermanfaat untuk semua, seperti mereka.
Intermezo lagi....bagi para calon orangtua *jiyee* pernah kebayang gak kalo misalnya kita dititipi anak yang berkebutuhan khusus? pastinya.... kita menginginkan anak yang sempurna bukan? Hmmm mungkin jika nanti kita dititipi anak berkebutuhan khusus, inget2x pesan ini: Kita dititipi anak seperti itu berarti kita orang2x terpilih yang dapat merawatnya
jadi jangan bersedih.... tetaplah berprasangka baik.... *mengutip dari majalah*Wassalam